... Di bulan Juni yang cerah, padang oro-oro ombo menyapa di balik
tanjakan cinta, dengan hamparan lavender ungu yang menggoda mata. Tidak
kalah romantis dibandingkan Monet’s Garden, Prancis....
Ah... Aku ingin sekali kesana, mungkinkah kamu mengajakku kesana? Walau aku bukan pendaki sejati? Tidak sampai Mahameru juga tidak apa, karena menjelajahi Semeru bersamamu lebih
kuinginkan dibandingkan menegakkan merah putih di puncak tertinggi Pulau
Jawa..
Tapi ini bukan tentang perjalananku, ini adalah tentang
perjalanan kita. Jika kamu tidak ingin mendaki gunung bersamaku tidak
mengapa..
Kita masih bisa menyusuri pantai dan menyapa senja bersama..
Jika pun kamu tidak ingin ke pantai juga tak apa, kita masih bisa menikmati dinginnya malam kota Jogja dengan kopi joss nya..
Jika kamu terlalu sibuk dengan pekerjaanmu, sehingga kita tidak sempat
bercengkarama dengan alam, itu juga tidak mengapa. Aku akan membawakan
pagi untukmu dalam secangkir teh hangat, atau bahkan mengantarkan malam dengan kopi kesukaanmu, kopi hitam, pekat.
Aku ingin sekali menambahkannya hingga menjadi kopi susu lalu kulukiskan purnama di dalamnya.
Jika kamu tidak menyukai susu, tak mengapa..
Aku akan membawa kehangatan mentari dalam setiap masakan yang kau sukai..
Aku ini pecinta perjalanan, sayang..
Aku ingin menikmati perjalanan bersamamu, hal yang takkan selesai kurindukan..
Aku juga penikmat kopi, sayang..
Aku akan menyiapkan kopi terbaik paling pas yang ku seduh untuk tiap pagimu..
No comments:
Post a Comment